Tampilkan postingan dengan label Tanya Jawab Seputar Simbolisasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tanya Jawab Seputar Simbolisasi. Tampilkan semua postingan

Rabu, 02 Juli 2014

Simbolisasi 04



­­­Tanya Jawab Seputar Simbolisasi 04

Pertanyaan :

Mengapa Fo Qi (kegiatan pelafalan Amituofo selama tujuh hari) diadakan selama tujuh hari, dan bukannya 8 hari atau 9 hari?

Master Chin Kung Menjawab :

Kalangan Buddhisme menggunakan angka tujuh untuk melambangkan kesempurnaan, kita selalu mengatakan enam penjuru yakni timur, selatan, barat, utara, atas dan bawah, sedangkan tujuh melambangkan kesempurnaan. Angka tujuh secara alamiah menunjukkan satu periode, tujuh hari adalah satu minggu, tujuh bulan juga adalah sebuah periode, tujuh tahun adalah sebuah periode besar, ini adalah siklus periode di dalam alamiah, maka itu angka tujuh melambangkan kesempurnaan.

Jika anda bertanya mengapa harus tujuh hari, dan bukan 8 atau 9 hari? Bila ditetapkan 8 hari, anda tentu akan bertanya lagi, mengapa bukan 7 atau 6 hari saja? Pertanyaan ini sungguh tak bermakna. Buddha menggunakan angka tujuh sebagai lambang kesempurnaan,  “Avatamsaka Sutra” menggunakan angka 10 untuk melambangkan kesempurnaan, Aliran Tantra menggunakan angka 21 untuk melambangkan kesempurnaan, angka 21 sangat mudah dipahami, yakni tiga kali tujuh, tiga kali tujuh menunjukkan masa lampau, sekarang dan yang akan datang, semuanya melambangkan makna kesempurnaan. Maka itu angka tujuh memiliki makna sebagai lambang, selain itu juga untuk menunjukkan periode siklus alamiah.


問:請問佛七為何是七天,而不是八天、九天?

答:佛家用數字代表圓滿,七是圓滿的數字。我們常講六方,即東、南、西、北、上、下、當中,所以七代表圓滿。七在大自然界裡面,它是個週期,七天是個週期,七個月是個週期,七年是個大週期,這是自然界裡面的循環週期,所以七代表圓滿。

  如果你要問為什麼一定要七天,而不是八天、九天?假如定了八天,你又問為什麼不是七天、六天?這個疑問就毫無意義了。佛用「七」代表圓滿,《華嚴經》用「十」代表圓滿,密宗用「二十一」代表圓滿,二十一很容易懂,是三個七,三個七是代表過去、現在、未來,統統代表大圓滿的意思。所以,它是表法的義趣,也適合於宇宙循環的週期。21-090-0084


Selasa, 01 Juli 2014

Simbolisasi 03



­­­Tanya Jawab Seputar Simbolisasi 03

Pertanyaan :

Ada seorang anggota Sangha yang setelah menerima sila, terus menerus menasehati orang lain agar baik-baik melatih diri, sementara dirinya sendiri terlebih dulu membakar dua jari tangannya, apakah tindakannya ini benar?

Master Chin Kung Menjawab :

Ini yang disebut dengan menyalahtafsirkan makna ajaran yang dibabarkan oleh Buddha. Buddha Sakyamuni sendiri tidak membakar kedua jari tanganNya, Buddha Sakyamuni tidak merusak tubuhNya sendiri, belajar Ajaran Buddha haruslah meneladani Buddha Sakyamuni. Diantara siswa-siwaNya yang berjumlah 1255 orang, juga tidak pernah terdengar ada yang membakar jari tangan, sedangkan di dalam sutra, Buddha membabarkan tentang membakar jari, lengan dan tubuh untuk memberi persembahan kepada Buddha dan semua makhluk, kata “membakar” adalah sebuah perumpamaan, yakni mengorbankan diri sendiri demi orang lain.

Seperti Bodhisattva Avalokitesvara tidak cukup hanya dengan memiliki dua tangan, namun tampil dalam ribuan tangan dan ribuan mata. Anda hanya memiliki dua tangan, tetapi anda malah ingin membakarnya, selanjutnya apa yang harus anda gunakan untuk membantu orang lain? Jadi ini adalah salah menafsirkan makna ajaran yang dibabarkan Buddha, harus memahami makna sebenarnya dari membakar jari.

Dalam perkembangan Ajaran Buddha di Tiongkok, meskipun tidak membakar jari, tetapi anggota Sangha menyalakan dupa di kepala, sementara umat berkeluarga menyalakan dupa di lengannya, ini menunjukkan bahwa “membakar diri sendiri untuk menerangi orang lain”.

Apa yang dimaksud dengan memberi persembahan kepada Buddha? Yakni saya berkorban demi bersumbangsih pada semua makhluk, inilah yang disebut dengan”memberi persembahan”, bukan artinya dengan membakar maka disebut dengan ”memberi persembahan”, asap hasil pembakaran baunya tidak sedap, Buddha dan Bodhisattva tidak menghirup bau sedemikian, lebih baik membakar sebatang dupa yang bagus, menyalakan sebuah pelita yang bagus, maka itu harus memahami makna ajaran yang dibabarkan Buddha.

Banyak orang yang membakar jari tangan dan lengannya, kami yang melihatnya jadi sangat salut, tetapi kami lebih berharap agar mereka dapat sadar dan kembali ke jalan yang benar, sepatutnya mengorbankan diri sendiri untuk bersumbangsih pada semua makhluk.

Buddha Sakyamuni dan siswa-siswaNya juga bersumbangsih pada masyarakat, diri sendiri melewati kehidupan yang paling sederhana, inilah yang disebut dengan “membakar diri sendiri, menerangi insan lain”. Buddha mengajari kita untuk “mengandalkan apa yang tercantum di dalam Tripitaka dan tidak mengandalkan apa yang tidak tercantum di dalam Tripitaka”, ini sangat penting, jangan sampai salah tafsir makna ajaran yang dibabarkan oleh Buddha.



問:一位出家師受戒後一直勸人好好修行,自己先燃兩個手指,請問這樣做對否?

答:這是錯解了佛的意思。釋迦牟尼佛沒有燒兩個指頭,釋迦牟尼佛沒有自焚,學佛一定要以釋迦牟尼佛為榜樣。釋迦牟尼佛一千二百五十五個的弟子當中,沒聽說哪一個人燒過兩個指頭。而佛在經上講燃指、燃臂、燃身來供佛,供養一切眾生,「燃」是比喻,就是捨己為人,犧牲自己,為別人服務。觀世音菩薩兩隻手還不夠用,要現千手千眼。你只有兩隻手,你還把它燒掉,你拿什麼去幫助別人?所以,這是錯會了佛的意思,一定要懂得燒指的意義。

中國佛教雖然沒有燃指,但出家人在頭頂燃香,在家居士在手背上燃香,這是代表「燃燒自己,照耀別人」。何謂供養佛?我犧牲自己為大眾服務,這稱作「供養」。不是燒了就是供養,燒的氣味很難聞,佛菩薩不聞這個氣味,不如燒一炷好香,點一盞好燈,所以一定要懂得佛說法的意思。

  許多人燃指、燃臂,我們看了也很佩服,更希望他能覺悟,應當捨身為眾生服務。世尊以及他的學生都是為社會大眾服務,自己過最清苦的生活,這就是「燃燒自己,照耀別人」。佛教我們要「依了義不依不了義」,這個重要,決不能錯解佛的意思。21-090-0072


Simbolisasi 02



­­­Tanya Jawab Seputar Simbolisasi 02

Pertanyaan :

Ada seorang anggota Sangha yang bilang bahwa, jika tidak menyalakan dupa berarti tidak memiliki hati maitri karuna dan persembahan. Apapun boleh dihemat, tetapi uang beli dupa tidak boleh dihemat. Mohon ceramahnya.

Master Chin Kung Menjawab :

Menyalakan dupa barulah memiliki hati maitri karuna, sedangkan orang yang tidak menyalakan dupa tidak memiliki hati maitri karuna, menurutku ini belum tentu. Diantara seluruh perlengkapan persembahan, menurutku segelas air jernih adalah yang paling penting. Air melambangkan hati yang suci, hati seimbang, dengan adanya hati yang suci dan seimbang barulah muncul hati maitri karuna, ini sangat penting!

Kita memuja Rupang Buddha di rumah, apalagi saat kini di apartemen, dengan luas yang terbatas, jika menyalakan banyak dupa, akan mengakibatkan pencemaran udara, maka itu ketika melaksanakan kebaktian pagi dan sore cukup menyalakan sebatang saja. Harus memahami keadaan lingkungan hunian saat kini, di dalam ruangan yang begitu sempit, tidak sesuai untuk menyalakan banyak dupa, jika menyalakan terlalu banyak, asap dupa akan mencemari hingga ke rumah tetangga.

Mempersembahkan air jernih adalah sangat penting, saat melihat air akan terpikir : “Saya harus menggunakan hati yang suci, hati yang seimbang dalam menangani masalah, memperlakukan manusia dan makhluk hidup lainnya”. Dupa melambangkan hati, hati yang harum semerbak, jadi bukan dikatakan bahwa tidak menyalakan dupa maka tidak memiliki keyakinan pada Buddha, tidak boleh berkata sedemikian.

Dia berkata sedemikian, harus memiliki bukti tercantum di sutra mana; jika tidak ada sutra sebagai buktinya, kita tidak boleh mempercayainya. Meskipun ada tercantum di dalam sutra, dan Buddha menetapkan sila namun di dalam setiap butir sila ada pengecualian, dan bukan memaksa kita harus bertindak sedemikian, harus lihat juga lingkungannya. Setiap butir sila ada pengecualian, pengecualian ini bukanlah pelanggaran sila.



問:某法師說,不燒香沒有慈悲供養心。什麼都可以省,此支出不能節省。請開示。

答:燒支香就有慈悲心,而不燒香的人就沒有慈悲心,我想不見得。所有一切供養具裡,我覺得最重要的是一杯水。水代表清淨心、平等心,有清淨、平等心才會生慈悲心,這個重要!

我們在家裡供佛,尤其是現在公寓房子,面積都不大,香燒多了,會污染空氣,所以做早晚課時只要燒一支香就好了。一定要了解現代的生活環境,住這麼小的房子,不適宜燒很多香,燒香多了,香氣會污染到隔壁鄰居。

供水非常重要,看到水就想到:「我要用清淨心、平等心處事待人接物」。香代表心,即心香,不是說不燒香就是不信佛,不能這種說法。

  他說的這些話,一定要有經典做依據;沒有經典做依據,我們不能相信。縱然經典裡面有說,而佛是條條戒裡都有開緣,不是教我們一定要這樣作法,一定要看環境。每一條戒都有開緣,這是開戒不是破戒,也不是犯戒。21-090-0069


Simbolisasi 01



­­­Tanya Jawab Seputar Simbolisasi 01

Pertanyaan :

Apakah tasbih perlu terlebih dulu diberkati seorang anggota Sangha?

Master Chin Kung Menjawab :

Tidak perlu. Kegunaan dari tasbih adalah : yang pertama adalah sebagai alat penghitung lafalan Amituofo, praktisi pemula memakai hitungan akan sangat bagus, dapat memusatkan perhatian. Pada saat permulaan melafal Amituofo, hitungan jangan dipatok terlalu banyak jumlahnya, karena kalau tidak selesai dilafal maka akan timbul kerisauan, tidak selesai dilafal hendak disisakan untuk keesokan harinya, kemudian semakin menumpuk semakin banyak, dan akhirnya anda tidak ingin melafal lagi, maka itu jangan mematok jumlah yang terlalu banyak, tetapi harus melafal jumlah patokan dengan baik, ini sangat penting.

Kegunaan kedua adalah terhadap praktisi senior, hatinya sudah begitu suci, sangat terfokus, ketrampilan melafal Amituofo juga sudah bagus, maka tasbih yang dikenakan di tangan atau dikalungkan di leher, maknanya adalah untuk mengingatkan diri sendiri setiap kali melihat tasbih maka segera teringat untuk melafal Amituofo.

Jadi tasbih memiliki dua kegunaan ini, sama sekali tidak berkaitan dengan ada diberkati atau tidak.



問:請問佛珠需要師父加持嗎?

答:不需要。佛珠的作用有兩種:第一是念佛計數,初學的人用計數非常好,能夠攝心。開始念佛的時候,數不要定得太多,否則念不完會生煩惱,念不完想明天再補,結果愈累積愈多,到最後你就不念了,所以不要定得太多,但是一定要把定數念完,這一點很重要。第二是對老修行的人,他的心已經很清淨、很定,念佛功夫不錯了,念珠掛在手上或者脖子上,用意在提醒自己看到珠子就想到佛號,想到阿彌陀佛。念佛珠有這兩種作用,與加持不加持完全不相干。21-090-0088